MADU

DEFINISI MADU

 

Madu adalah bahan manis yang yang diproduksi oleh lebah madu dari nektar bunga atau bagian lain dari tanaman, yang dikumpulkan, dirubah  dan dikombinasikan dengan substansi khusus dan disimpan dalam sisiran lebah madu.

 

MADU RANDU

 

 

NEKTAR BUNGA RANDU

 LEBAH PEKERJA LAPANGAN 

KOTAK LEBAH

LEBAH PEKERJA RUMAH

+ ENZIM

– AIR 

SISIRAN 

MADU

 

 

PENJELASAN ISTILAH :

 

NEKTAR

 Nektar merupakan sekresi kelenjar tanaman yang mengandung gula, kelenjar ini disebut Nektaries.

Pada tanaman, nektaries ada yang terdapat pada bunga dan disebut floral nectaries  dan selain pada bunga disebut extrafloral nectaries.

Pada tanaman randu Nektaries terletak pada bunga.

 

LEBAH PEKERJA LAPANGAN; LEBAH PEKERJA RUMAH TANGGA

Lebah terbagi menjadi tiga kasta, pembagian ini berdasarkan tugas dan peran masing-masing. Pertama adalah Lebah Ratu mempunyai jenis kelamin betina, mempunyai tugas bertelur dan menjaga stabilitas koloni. Kedua adalah lebah Jantan, berjenis kelamin jantan, mempunyai tugas mengawini ratu perawan. Ketiga  Lebah Pekerja, berjenis kelamin betina mempunyai tugas melakukan semua pekerjaan rumah tangga dan lapangan.

Tugas lebah pekerja berbeda berdasarkan umurnya, perbedaan ini disebabkan perubahan fisiologi dari lebah sendiri. Ketika baru keluar dari selnya lebah biasanya bertugas memberi makan larva yang sudah tua dan setelah umurnya 6 hari ia sudah mampu memberi makan larva yang baru menetas. Setelah tiga minggu tugasnya sudah menjadi umum, yaitu mengerjakan semua yang diperlukan oleh koloni, termasuk mencari makan di luar.

Sebutan lebah pekerja lapangan diperuntukkan lebah yang sudah berumur 21 hari, sedangkan lebah pekerja rumah tangga diperuntukkan lebah yang berumur dibawah 21 hari yang bertugas memberi makan larva, membersihkan kotoran dalam sarang, dan menjaga keamanan sarang.

 

KOTAK LEBAH (BEE HIVE)

Adalah sarang lebah yang terbuat dari kayu. Di dalamnya terdiri dari beberapa sisir frame lebah.

 

SISIRAN

Merupakan rumah lebah madu yang terdiri dari ruangan berbentuk segi enam, terbuat dari malam lebah madu. Tempat lebah madu meletakkan telur, madu, dan bee pollen.

 

KOMPOSISI KIMIA NEKTAR

  • Kadar Abu 0,023 – 0,45%
  • Berat Jenis 1,02 – 1,35
  • pH 2,7 – 6,4; terkadang sampai 9,1
  • Kadar Mineral : Rendah
  • Kandungan senyawa Nitrogen : Rendah
  • Kandungan asam organik : Rendah
  • Kadar gula total : 5 – 80% dari bahan kering
  • Kadar Vitamin rendah [thiamine, riboflavin, pyridoxine, asam nikotin, asam pantotenat, asam folat, biotin, mesoinositol dan asam askorbat (vitamin C)]

 

Proses Perubahan Nektar Menjadi Madu

  • Nektar dikumpulkan oleh lebah madu dari tanaman
  • Tercampur dengan saliva lebah
  • Dibawa oleh lebah madu melalui kantung madu (sebuah organ yang terletak dalam perut lebah madu, organ ini berada persis di depan organ pencernaan
  • Masuk dalam kotak lebah
  • Dipindahkan ke beberapa lebah pekerja rumah tangga (lebah pekerja lapangan tidak langsung memasukkan nektar ke dalam sisiran, tetapi terlebih dulu muatannya diambil oleh lebah pekerja rumah tangga, perpindahan ini melalui mulut dengan mulut, dengan alat yang  disebut proboscis)
  • Pengurangan air yang terkandung dalam nektar
  • Penambahan enzim : invertase, diastase, glukosa oksidase
  • Perubahan dari bahan dasar :

             Sukrosa                     glukosa + fruktosa

  • Penghangatan udara dalam kotak lebah
  • Penurunan kelembaban relatif menjadi 30%

Semua proses ini akhirnya nektar menjadi madu.

 

PERUBAHAN KIMIA SELAMA PROSES PERUBAHAN NEKTAR MENJADI MADU

  • Penambahan enzim invertase oleh lebah madu menyebabkan perubahan spektrum gula dari nektar.
  • Gula utama dari nektar adalah sukrosa, selama proses gula akan dihancurkan oleh enzim invertase.
  •  Secara simultan dengan hancurnya sukrosa, gula baru terbentuk (fruktosa dan glukosa), jenis gula ini tidak terdapat pada nektar.
  • Enzim diastase bertanggung jawab pada penghancuran pati dalam bee pollen.
  • Glukosa oksidase bertanggung jawab untuk oksidasi glukosa menjadi glukonolaktone dan Hidrogen peroksida (H2O2). Hidrogen peroksida bertanggung jawab dalam proses antibakteri dalam madu, disebut sebagai inhibine.

 

KADAR AIR MADU

 Kadar air dalam nektar sekitar 75%, kadar air dalam madu diturunkan menjadi 18 – 24% dengan aktivitas yang dilakukan oleh lebah madu. Madu dengan kadar air yang tinggi merupakan madu yang belum matang dan tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama. Madu yang berasal dari tempat yang beriklim basah dan dingin mempunyai kadar air yang lebih tinggi daripada madu yang berasal dari tempat yang kering dan hangat.

Sel (bangunan segi enam dari sisiran lebah) yang berisi madu yang telah matang akan ditutup dengan malam.

Madu yang mempunyai kadar air yang rendah dan mempunyai kadar glukosa yang tinggi akan menyebabkan kristalisasi dengan cepat. Madu biasanya terpisah menjadi bentuk kristal (glukosa) pada bagian dasar dan cairan (fruktosa) pada bagian atasnya.

 


GULA DALAM MADU

 Monosakarida

          Glukosa       

                               keduanya  85 – 95%

          Fruktosa

 

Disakarida

          Maltosa

          Isomaltosa

          Nigerosa

          Turanosa

          Maltulosa

          Kojibiosa

          Leucrosa

          Neotrehalosa

          Gentiobiosa

          Laminaribiosa

 

Trisakarida dan gula yang lebih tinggi

          Melezitosa

          Erlosa

          Kestosa

          Raffinosa

          Dextrantriosa

          Panosa, isopanosa

          Maltotriosa, isomaltotriosa

          Isomaltotetraosa

          Isomaltopentatosa dan lainnya

 

MINERAL DALAM MADU

 

Elemen                           mg/kg = g/ton

 

Potassium (K)                  100 – 4733

Sodiun (Na)                    6 – 400

Kalsium (Ca)                    23 – 266

Copper (Cu)                     0,14 – 1,04

Magnesium (Mg)               11 – 126

Mangan (Mn)                   0,17 – 9,53

Chlorine (Cl)                   23 – 201

Sulfur (S)                      36 – 126

Phosfor (P)                     23 – 58

Besi (Fe)                        1,2 – 33,5

Boron (B)                       2,0 – 30,0

Alumunium (Al)                0,1 – 40

 

PH MADU

pH 3,2 – 4,5

 

ASAM PENTING DALAM MADU

          Asam glukonat

          Asam asetat

          Asam butirat

          Asam laktat

          Asam sitrat

          Asam format

 

PROTEIN DAN ASAM AMINO

 

Kadar protein 0,1 – 3,0 %

 

ENZIM

          Diastase

          Invertase

          Glukosa oksidase

          Katalase

          Acid phospatase

 

ASAM AMINO

          Alanin

          Arginin

          Asam glutamat

          Asam aspartat

          Histidin

          Isoleucin, leucin

          Lysin

          Phenilalanin

          Prolin

          Serin

          Threonin

          Tyrosin

          Valin

          Tryptophan

          Glycin

 

VITAMIN DALAM MADU

 

Madu mengandung sedikit sekali vitamin. Hydrogen peroksida yang diproduksi oleh glukosa oksidase selama proses pematangan madu bertanggung jawab dengan fakta ini.

Vitamin dalam madu berasal dari pollen dan nektar. Vitamin C (asam askorbat) merupakan vitamin yang sangat penting dalam madu.

 

VITAMIN DALAM MADU DAN KEBUTUHAN HIDUP HARIAN MANUSIA

 

VITAMIN MADU        JUMLAH (mg/kg)         KEBUTUHAN HARIAN

Thiamin (B1)                    0,04 – 0,2                      1,5

Riboflavin                      0,1 – 0,6                         1,7

Asam nikotin                   1,1 – 9,8                         20,0

Asam pantotenat             0.2 – 1,1                         10

Pyridoksin (B6)               0,08 – 3,2                      2,0

Asam askorbat (C)           16,0 – 34                        60,0

 

LEMAK

Lemak dalam madu sebagian besar berasal dari tanaman dan berkisar 0,04 % dari berat basah. Lemak ini merupakan glyserin, sterol dan phosplipid. Sebagian kecil lemak berasal dari malam, dikarenakan proses waktu pemanenan. Malam lebah mengandung asam lemak dengan rantai panjang dan –ester.

 

HYDROXYMETHYLFURFURALDEHYDE (HMF)

Terbentuk karena dekomposisi fruktosa dalam asam. Madu yang baru dipanen tidak mengandung HMF atau HMF ditemukan hanya dalam jumlah yang sangat kecil. Jumlah HMF dalam madu tergantung dari temperatur dan lamanya waktu simpan. 

Iklan


PETERNAKAN LEBAH MADU “KEMBANG JOYO”, MALANG-JATIM

BETERNAK LEBAH MADU (BEEKEEPING)

Beternak lebah sangat menyenangkan..

Beternak lebah berbeda dengan beternak hewan lainnya. Kalau hewan lain kita perlu merawat dan memberi makan setiap hari, kalau lebah kita tidak perlu merawat dan memberi makan. Kalau hewan lain kita perlu lokasi yang tetap, kalau lebah kita bisa berpindah-pindah.  Ternak lain harus terus diawasi untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kalau lebah tidak perlu diawasi. Kita hanya duduk manis dan menunggu panen. Menyenangkan ya…

Untuk mulai beternak lebah tidak banyak yang perlu disiapkan, kita hanya perlu membeli koloni lebah.  Koloni lebah bisa dibeli di semua peternakan lebah, kita membeli koloni lengkap dengan kotak, kasa, dan tutupnya. Untuk sementara kita tidak perlu membeli koloni dalam jumlah banyak dahulu, tetapi kita juga jangan membeli dalam jumlah terlalu sedikit. Ada beberapa alasan yang sangat penting.

Untuk memulai peternakan lebah kita setidaknya harus mempunyai 20 koloni lebah. Ditempat kami harga satu buah koloni standart Rp. 350.000,- . Agar kotak lebah tidak langsung menyentuh tanah kita buatkan kaki (bisa terbuat dari besi, kayu atau bambu). Pada peternakan lebah biasanya terbuat dari besi, untuk alasan kekuatan. Tetapi tidak jarang yang terbuat dari kayu dengan alasan murah meriah.

Selanjutnya kita harus menyiapkan lokasi yang bagus. Lokasi untuk peternakan lebah tidak perlu sejuk atau di bawah pohon. Lokasi peternakan bisa dimana saja tidak masalah dibawah pohon atau dilapangan yang langsung terkena terik matahari, tidak ada pengaruhnya pada produksi madu.

Lokasi yang baik adalah lokasi yang dekat dengan sumber pakan lebah. Semakin bertambahnya waktu kita akan semakin mengenal apa saja sumber pakan lebah, karena tidak setiap tanaman berbunga dapat menjadi sumber dan adakalanya tanaman yang tidak berbunga adalah sumber pakan lebah.

Kita harus mengenal daerah (lokasi) tempat koloni lebah akan kita tempatkan, biasanya hal ini kita namakan survay lokasi. Survay harus dilaksanakan secara menyeluruh dalam radius 2 km. Kita harus tahu tanaman apa saja dalam radius tersebut, terutama yang kita amati adalah tanaman pakan lebah. 

Kita juga harus tahu kapan tanaman pakan tersebut berproduksi, karena sebuah tanaman pakan biasanya hanya berproduksi selama satu bulan. Namun ada jenis tanaman tertentu yang bisa berproduksi selama enam bulan. 

Kita tidak harus jadi ahli botani untuk mengetahui tanaman pakan lebah..

Berikut akan saya jelaskan beberapa tanaman pakan lebah yang sangat penting untuk diketahui bagi para peternak dan calon peternak lebah ;

 

Nama Tanaman       Masa Produksi                                         Sumber Pakan

Kaliandra                 Sepanjang tahun (masa puncak

                              bln Maret-November)                              Nektar

Randu Jateng          15 mei -15 Juni, kadang ada yg

                              Sampai 15 juli.                                 Nektar + Tepung Sari

Randu Jatim            5 Juni – 5 Juli, kadang ada              Nektar + Tepung Sari

                              yg sampai 20 juli.

Randu Bwangi         20 Juni – 20 Juli                             Nektar + Tepung Sari

Mangga                   20 Juli – 20 Agustus                                Nektar

Mete                        5 Juli – 5 September                                Nektar

Juwet                      5 Agustus – 5 September                        Nektar

Karet                       5 Agustus – 5 September                        Nektar

Sengon                    5 September – 5 Oktober                        Nektar

Rambutan                5 September – 5 Oktober                        Nektar

Duren                      5 September – 5 Oktober                        Nektar

Klengkeng                5 September – 5 Oktober                        Nektar

Sonokeling               5 Oktober – 5 November                         Nektar

Kopi                         1 minggu sejak mekar                      Nektar + Tepung sari

Kenaf                       Satu bulan sejak tanam –

                                Daun mau habis                                       Nektar

Jagung                    Satu minggu sejak mekar tp

                                Dalam satu areal bisa bergantian            Tepung sari

 

Jenis tanaman yang merupakan sumber nektar tersebut diatas adalah sumber utama madu di Indonesia. Selebihnya saya dan teman-teman peternak tidak pernah mendapatkan madu, misalnya pada tanaman Apel kejadiannya lebah habis dan mati karena pada saat terjadi pembungaan tanaman Apel disemprot insektisida. Disamping itu dalam satu kawasan perkebunan Apel tidak bisa berbunga bersamaan, disebabkan pembungaan Apel bisa direncanakan oleh petani. Sampai saat ini tidak ada peternak yang berani masuk di perkebunan Apel, tempat tinggal saya sendiri (Malang) merupakan sentra perkebunan Apel.

 

Jenis tanaman pakan lain misalnya Nanas juga merupakan penghasil nektar, tetapi pembungaan nanas dalam satu areal tidak bisa bersamaan. Jadi terkadang ada yang bisa panen madu nanas tetapi terkadang hanya cukup untuk dimakan lebah, jadi tidak bisa menjadi andalan bagi peternak.

 

 


Musim Randu

BERBURU MADU DI PERKEBUNAN RANDU

 

Randu mau berbunga, maka berbunga pulalah hati kami para peternak lebah madu. Musim paceklik telah pergi dan musim madu telah tiba, artinya hutang kami akan terlunasi dan kami berharap keuntungan tahun ini akan melimpah. Begitu besarnya arti bunga randu bagi kami, sungguh sangat besar. Sekitar 60 -80% madu yang kami hasilkan adalah madu randu, selebihnya terbagi menjadi dua atau tiga jenis madu. Artinya jika di musim randu kami gagal maka tinggal menghitung saja apa yang harus kami lakukan HUTANG atau JUAL LEBAH.

Pada saat musim bunga randu, semua peternak berkumpul di sentra-sentra perkebunan randu. Pada saat ini sangat mudah untuk menemukan semua peternak yang ada, karena lokasi perkebunan randu sudah jelas dan biasanya peternak mempunyai lokasi yang selalu ditempati tiap tahun. Jadi pada saat ini kami akan berkumpul bersama seperti saudara karena sama-sama jauh dari keluarga, sama-sama di perantauan. Kami juga akan saling membantu pada saat panen madu, karena tidak semua orang bisa diajak panen (karena takut disengat), tetapi kalau teman-teman sesama peternak sangat mudah diajak saling membantu.

Mengapa musim bunga randu sangat penting bagi kami para peternak ? ada beberapa alasan :

1.       Randu adalah musim madu yang pertama kali datang, sehingga kami seakan lepas dari beban yang kami tanggung selama musim paceklik. Kami seperti mengalami HABIS GELAP TERBITLAH TERANG..!!

2.       Randu adalah tanaman yang menghasilkan nektar dan tepung sari pada saat yang bersamaan dan dalam jumlah yang berlimpah. Sehingga pada saat ini lebah kami akan sehat, koloni akan semakin kuat dan tentunya panen madu dalam jumlah berlimpah.

3.       Lebah di musim randu seperti SULAPAN, lebah yang semula jelek akan menjadi bagus dalam waktu yang singkat.

4.       Tiap tahun harga madu randu selalu baik dan cenderung terjadi peningkatan.

5.       Madu Randu adalah madu standart. Artinya : semua orang suka dan tidak mengalami gejala pengkristalan meskipun disimpan dalam refrigerator selama satu tahun (pengalaman saya pribadi).

 

 KUNCI SUKSES BERBURU MADU DI MUSIM RANDU

Tidak semua peternak sukses ketika musim randu dan tidak sedikit yang berhasil. Peternak yang sama tidak akan mengalami nasib yang sama setiap tahunnya, tetapi tidak sedikit yang setiap tahunnya selalu suksek. Ada beberapa hal yang mempengaruhi keberhasilan menghasilkan madu dalam jumlah berlimpah :

– LOKASI

Pemilihan lokasi sangat menentukan kesuksesan dalam menghasilkan madu. Lokasi harus dekat dengan perkebunan, dan randu yang kita harapkan harus dalam keadaan sehat, pembungaan bagus. Dalam satu lokasi tidak boleh terlalu banyak lebah yang masuk, semakin sedikit lebah akan semakin bagus. Dalam satu areal perkebunan kita harus sangat memperhitungkan masalah kemampuan areal, jika hanya mampu untuk 200 kotak maka kita tidak boleh mengisi lebih dari jumlah tersebut. Ada juga lokasi yang mampu menampung 5.000 kotak, sehingga peternak dari berbagai daerah dapat berkumpul dan sama-sama panen raya. Masalah yang harus kita perhatikan adalah rampokan (robbing)  yang akan terjadi ketika musim bunga mulai habis. Kalau kita berkumpul dalam jumlah koloni besar, maka rampokan (robbing) akan dengan mudah terjadi. 

– KETEPATAN MASUK DAN KELUAR

Kita harus masuk pada saat yang tepat, yaitu ketika randu mulai berbunga. Kadang karena masalah keahlian peternak masuk terlalu dini sehingga masih belum ada nektar yang keluar. Hal ini akan berbahaya bagi lebah karena lebah akan kekurangan madu dan tepung sari. Lebah akan susut, madu yang kita harapkan juga akan berkurang karena masalah ini. Kita juga jangan terlambat masuk karena keterlambatan 3 atau 4 hari akan sangat mempengaruhi produksi dan kekuatan koloni untuk masa selanjutnya. Jadi masuk harus pada  saat yang tepat. Begitu juga keluar dari perkebunan jangan sampai terlambat, karena lebah akan kekurangan madu dan tepung sari. Belum juga kemungkinan terjadi rampokan oleh lebah dari koloni lain

– KOLONI

Ketika mengawali musim madu randu, koloni harus kita persiapkan sebaik mungkin. Semakin kuat koloni yang kita persiapkan akan semakin baik. Madu randu akan mengalami masa awal, puncak dan penurunan. Koloni lebah harus pada kondisi puncak ketika bunga randu pada kondisi puncak pula. Apabila kita masuk musim randu dengan lebah yang kurang bagus maka kita akan melewatkan masa puncak buga, karena lebah kita akan mengembangkan koloninya dan akan mencapai puncak perkembangan ketika musim randu telah habis. Berbeda kalau kita masuk dalam keadaan koloni kuat, dua minggu kemudian koloni akan mencapai puncak bersamaan dengan bunga randu raya, sehingga kita panen madu dalam jumlah berlimpah.

– RATU LEBAH

Sebelum masuk musim randu kita harus menyeleksi semua ratu yang kita punya dan menggantinya dengan yang baru apabila tidak sesuai dengan kriteria yang kita harapkan, biasanya kita sebut requeening.Setiap harinya ratu akan bertelur kurang lebih 1.500 butir, apabila ratu telah tua akan bertelur kurang dari jumlah tersebut. Sehingga tidak akan bisa mencapai koloni puncak pada saat yang diperlukan. Jadi kita usahakan ratu dalam keadaan muda dan sehat (kaki tidak pincang, sayap utuh dan semok). Untuk manajemen ratu yang berikutnya harus kita perhatikan masalah inbreeding, tetapi untuk pemula hal ini tidak terlalu merisaukan.

 

PERKEMBANGAN KOLONI DI MUSIM RANDU

 

Randu adalah tanaman yang menghasilkan nektar dan tepung sari secara bersamaan dan dalam jumlah yang berlimpah. Kualitas tepung sari randu juga lebih baik dari tepung sari jagung, pahitan atau akasia. Jumlah nektar dalam bunga randu juga lebih banyak dari kaliandra, sono, sengon, rambutan atau yang lain. Sepengetahuan penulis tidak ada tanaman yang menghasilkan nektar lebih banyak dari bunga randu.

 

Akibat yang paling terasa adalah perkembangan koloni lebah. Lebah jadi terlihat sehat, segar, mengkilap. Larva juga lebih putih, mengkilap dan mengambang di atas royal jelly. Brood juga terlihat kompak, coklat dan sehat. Dengan cepat koloni berkembang, lebah yang semula 5 sisir selama satu bulan di musim randu dapat berkembang menjadi 9 sisir. Kalau kita masuk dengan lebah isi 8 sisir maka dapat dipastikan satu bulan kemudian akan menjadi super padat (isi 16 sisir).

Kalau kita masuk dalam keadaan super maka bisa dipastikan satu bulan kemudian lebah menjadi triple (tiga tingkat). Begitu luar biasanya perkembangan koloni di musim randu seakan memanjakan peternak lebah madu. Sisiran dan selama satu tahun tersimpan di gudang sekarang digunakan, bahkan pondasi akan diperlukan untuk menghindari lebah membuat sisiran baru tanpa kita kehendaki (bahasa lapangannya ngeliar). Dua atau paling lambat tiga hari, pondasi yang kita masukkan akan dibangun menjadi sisiran utuh. Pada saat ini kami semua akan sibuk, panen, kontrol, nyuper, bantu teman,  sampai-sampai madu di rumah menumpuk dan belum sempat dibersihkan dan disaring.

 

PANEN

 

Semua peternak akan sangat senang mendengar kata panen, meskipun pekerjaannya akan sangat menguras tenaga. Kita harus bangun jam 5 pagi mulai mempersiapkan peralatan, yang bertugas memasak juga harus mulai menyalakan kompornya. Bererapa peralatan panen madu sebagai berikut :

1.       ekstraktor

2.       pisau

3.       sikat

4.       pengasap

5.       pengungkit

6.       ember/timba

7.       blung

8.       masker

untuk panen madu kita memerlukan banyak orang karena banyak tanggung jawab yang harus dikerjakan. Ada beberapa bagian pekerjaan untuk panen madu, yaitu :

1.       ngentrek

saya belum menemukan bahasa Indonesia yang tepat untuk pekerjaan ini, di lokasi kami biasanya menyebut demikian karena mereka bertugas ngentrek  yaitu mengambil sisiran dari kotak lebah kemudian mengguncangnya sehingga lebah terjatuh lalu membersihkan lebah yang tersisa dengan sikat.

Pekerjaan ini harus dilakukan oleh orang yang mengerti lebah karena sangat rawan dengan keamanan lebah itu sendiri dan tidak takut lebah alias tahan sengat karena setidaknya akan merasakan tidak kurang dari 10 sengatan tiap panen.

2.       pembawa sisiran

setelah sisiran terpisah dari lebah, sisiran harus segera dibawa ke tempat ekstraktor dan inilah tugas pembawa sisiran.

3.       tukang seset

bertugas menseleksi sisiran yang akan dimasukkan ke ekstraktor, apakah masih dalam keadaan tertutup malam atau terbuka. Kalau tertutup harus dibuka menggunakan pisau (seset), kalau terbuka maka bisa langsung masuk ekstraktor.

4.       tukang ekstraktor

setelah diseleksi oleh tukang seset sisiran dimasukkan ekstraktor dan diputar menggunakan tangan, ada juga yang menggunakan kaki. Putaran ekstrak tidak boleh terlalu pelan karena madu tidak akan keluar semuanya dan juga tidak boleh terlalu keras karena dapat menyebabkan kematian larva lebah. Setelah dianggap bersih sisiran dikeluarkan dari ekstrak dan bibawa oleh pembawa sisiran ke kotak semula.

5.       beres-beres

bertugas mengembalikan sisiran ke kotak semula.